Demokrasi
langsung juga
dikenal sebagai demokrasi bersih. Di sinilah rakyat memiliki kebebasan secara mutlak
memberikan pendapatnya, dan semua aspirasi mereka dimuat dengan segera di dalam
satu pertemuan.
Jenis
demokrasi ini dapat dipraktekkan hanya dalam kota kecil dan komunitas yang
secara relatif belum berkembang, di mana secara fisik memungkinkan untuk
seluruh elektrokat untuk bermusyawarah dalam satu tempat, walaupun permasalahan
pemerintahan tersebut bersifat kecil.
Demokrasi
langsung berkembang di negara kecil seperti Yunani Kuno dan Roma. Demokrasi ini
tidak dapat dilaksanakan di dalam masyarakat yang komplek dan negara yang
besar. Demokrasi murni yang masih bisa diambil contoh terdapat di wilayah
Switzerland.
Mengubah
bentuk demokrasi murni ini masih berlaku di Switzerland dan beberapa negara
yang di dalamnya terdapat bentuk referendum dan inisiatif. Di beberapa negara
sangat memungkinkan bagi rakyat untuk memulai dan mengadopsi hukum, bahkan
untuk mengamandemenkan konstitusional dan menetapkan permasalahan publik
politik secara langsung tanpa campur tangan representatif.
Berikut
contoh negara dengan demokrasi langsung:
Indonesia
Amerika
Serikat
Prancis
Kanada
Singapura
Australia
Portugal
demokrasi tidak
langsung
arti (-)
- corak pemerintahan demokrasi yg dilakukan melalui
badan perwakilan rakyat yg dipilih oleh rakyat dan bertanggung jawab kpd
rakyat (warga negara diberi hak turut serta menentukan keputusan politik
melalui badan perwakilan rakyat); (arti)
contoh
negara dengan demokrasi tidak langsung
malaysia
Inggris
Arab Saudi
Jepang
Monaco
Brunei
darussalam
Demokrasi
liberal:
Liberalisme atau Liberal adalah sebuah
ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada
pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama.
Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Liberalisme menghendaki adanya, pertukaran gagasan yang bebas, ekonomi pasar yang mendukung usaha pribadi (private enterprise) yang relatif bebas, dan suatu sistem pemerintahan yang transparan, dan menolak adanya pembatasan terhadap pemilikan individu
Liberalisme dianut oleh negara-negara di berbagai benua.
Benua amerika: Amerika Serikat, Argentina, Bolivia, Brazil, Cili, Cuba, Kolombia, Ekuador, Honduras, Kanada, Meksiko, Nikaragua, Panama, Paraguay, Peru, Uruguay, Venezuela Aruba, Bahamas, Republik Dominika, Greenland, Grenada, Kosta Rika, Puerto Rico Suriname.
Benua eropa: Albania, Armenia, Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Cyprus, Republik Cekoslovakia, Denmark, Estonia, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Italia, Latvia, Lithuania, Luxembourg, Macedonia, Moldova, Netherlands, Norwegia, Polandia, Portugal, Romania, Rusia, Serbia Montenegro, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Switzerland, Ukraina dan United Kingdom Belarusia, Bosnia-Herzegovina, Kepulauan Faroe, Georgia, Irlandia dan San Marino.
Benua Asia: India, Iran, Israel, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Taiwan, Thailand, Turki Myanmar, Kamboja, Hong Kong, Malaysia dan Singapura.
Kepulauan Oceania: Australia dan Selandia Baru.
Benua Afrika: Mesir, Senegal dan Afrika Selatan, Aljazair, Angola, Benin, Burkina Faso, Mantol Verde, Côte D'Ivoire, Equatorial Guinea, Gambia, Ghana, Kenya, Malawi, Maroko, Mozambik, Seychelles, Tanzania, Tunisia, Zambia dan Zimbabwe.
Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Liberalisme menghendaki adanya, pertukaran gagasan yang bebas, ekonomi pasar yang mendukung usaha pribadi (private enterprise) yang relatif bebas, dan suatu sistem pemerintahan yang transparan, dan menolak adanya pembatasan terhadap pemilikan individu
Liberalisme dianut oleh negara-negara di berbagai benua.
Benua amerika: Amerika Serikat, Argentina, Bolivia, Brazil, Cili, Cuba, Kolombia, Ekuador, Honduras, Kanada, Meksiko, Nikaragua, Panama, Paraguay, Peru, Uruguay, Venezuela Aruba, Bahamas, Republik Dominika, Greenland, Grenada, Kosta Rika, Puerto Rico Suriname.
Benua eropa: Albania, Armenia, Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Cyprus, Republik Cekoslovakia, Denmark, Estonia, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Italia, Latvia, Lithuania, Luxembourg, Macedonia, Moldova, Netherlands, Norwegia, Polandia, Portugal, Romania, Rusia, Serbia Montenegro, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Switzerland, Ukraina dan United Kingdom Belarusia, Bosnia-Herzegovina, Kepulauan Faroe, Georgia, Irlandia dan San Marino.
Benua Asia: India, Iran, Israel, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Taiwan, Thailand, Turki Myanmar, Kamboja, Hong Kong, Malaysia dan Singapura.
Kepulauan Oceania: Australia dan Selandia Baru.
Benua Afrika: Mesir, Senegal dan Afrika Selatan, Aljazair, Angola, Benin, Burkina Faso, Mantol Verde, Côte D'Ivoire, Equatorial Guinea, Gambia, Ghana, Kenya, Malawi, Maroko, Mozambik, Seychelles, Tanzania, Tunisia, Zambia dan Zimbabwe.
Demokrasi
komunis:
Komunisme adalah paham yang
mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi dan golongan, paham
komunis juga menyatakan semua hal dan sesuatu yang ada di suatu negara dikuasai
secara mutlak oleh negara tersebutPenganut faham ini berasal dari Manifest der
Kommunistischen yang ditulis oleh Karl Marx dan Friedrich Engels, sebuah
manifes politik yang pertama kali diterbitkan pada 21 Februari 1848 teori
mengenai komunis sebuah analisis pendekatan kepada perjuangan kelas (sejarah
dan masa kini) dan ekonomi kesejahteraan yang kemudian pernah menjadi salah
satu gerakan yang paling berpengaruh dalam dunia politik.
Negara yang masih menganut komunisme adalah Tiongkok, Vietnam, Korea Utara, Kuba dan Laos.
Negara yang masih menganut komunisme adalah Tiongkok, Vietnam, Korea Utara, Kuba dan Laos.
Demokrasi Tersendiri:
Kapitalisme
Kapitalisme atau Kapital adalah suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Kapitalisme memiliki sejarah yang panjang, yaitu sejak ditemukannya sistem perniagaan yang dilakukan oleh pihak swasta. Di Eropa, hal ini dikenal dengan sebutan guild sebagai cikal bakal kapitalisme. Adam Smith adalah tokoh ekonomi kapitalis klasik yang menyerang merkantilisme yang dianggapnya kurang mendukung ekonomi masyarakat. Ia menyerang para psiokrat yang menganggap tanah adalah sesuatu yang paling penting dalam pola produksi. Gerakan produksi haruslah bergerak sesuai konsep MCM (Modal-Comodity-Money, modal-komoditas-uang), yang menjadi suatu hal yang tidak akan berhenti karena uang akan beralih menjadi modal lagi dan akan berputar lagi bila diinvestasikan. Adam Smith memandang bahwa ada sebuah kekuatan tersembunyi yang akan mengatur pasar (invisible hand), maka pasar harus memiliki laissez-faire atau kebebasan dari intervensi pemerintah. Pemerintah hanya bertugas sebagai pengawas dari semua pekerjaan yang dilakukan oleh rakyatnya.
Negara yang menganut paham kapitalisme adalah Inggris, Belada, Spanyol, Australia, Portugis, dan Perancis.
Fasisme
Fasisme merupakan sebuah paham politik yang mengangungkan kekuasaan absolut tanpa demokrasi. Dalam paham ini, nasionalisme yang sangat fanatik dan juga otoriter sangat kentara.
Kata fasisme diambil dari bahasa Italia, fascio, sendirinya dari bahasa Latin, fascis, yang berarti seikat tangkai-tangkai kayu. Ikatan kayu ini lalu tengahnya ada kapaknya dan pada zaman Kekaisaran Romawi dibawa di depan pejabat tinggi. Fascis ini merupakan simbol daripada kekuasaan pejabat pemerintah.
Negara yang menganut paham faiisme adalah Italia, Jerman dan Jerman.
Kapitalisme atau Kapital adalah suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Kapitalisme memiliki sejarah yang panjang, yaitu sejak ditemukannya sistem perniagaan yang dilakukan oleh pihak swasta. Di Eropa, hal ini dikenal dengan sebutan guild sebagai cikal bakal kapitalisme. Adam Smith adalah tokoh ekonomi kapitalis klasik yang menyerang merkantilisme yang dianggapnya kurang mendukung ekonomi masyarakat. Ia menyerang para psiokrat yang menganggap tanah adalah sesuatu yang paling penting dalam pola produksi. Gerakan produksi haruslah bergerak sesuai konsep MCM (Modal-Comodity-Money, modal-komoditas-uang), yang menjadi suatu hal yang tidak akan berhenti karena uang akan beralih menjadi modal lagi dan akan berputar lagi bila diinvestasikan. Adam Smith memandang bahwa ada sebuah kekuatan tersembunyi yang akan mengatur pasar (invisible hand), maka pasar harus memiliki laissez-faire atau kebebasan dari intervensi pemerintah. Pemerintah hanya bertugas sebagai pengawas dari semua pekerjaan yang dilakukan oleh rakyatnya.
Negara yang menganut paham kapitalisme adalah Inggris, Belada, Spanyol, Australia, Portugis, dan Perancis.
Fasisme
Fasisme merupakan sebuah paham politik yang mengangungkan kekuasaan absolut tanpa demokrasi. Dalam paham ini, nasionalisme yang sangat fanatik dan juga otoriter sangat kentara.
Kata fasisme diambil dari bahasa Italia, fascio, sendirinya dari bahasa Latin, fascis, yang berarti seikat tangkai-tangkai kayu. Ikatan kayu ini lalu tengahnya ada kapaknya dan pada zaman Kekaisaran Romawi dibawa di depan pejabat tinggi. Fascis ini merupakan simbol daripada kekuasaan pejabat pemerintah.
Negara yang menganut paham faiisme adalah Italia, Jerman dan Jerman.
Sistem pemerintahan liberal
Dalam sistem pemerintahan presidensial,
badan eksekutif dan legislatif memiliki kedudukan yang independen. Kedua badan
tersebut tidak berhubungan secara langsung seperti dalam sistem pemerintahan
parlementer. Mereka dipilih oleh rakyat secara terpisah. Sehingga tidak ada
kontrol antara kedua lembaga tersebut, baik eksekutif maupun legislatif. Untuk
penggambaran lebih jelasnya, berikut ini ciri-ciri, kelebihan serta kelebiah
dan kekurangan dari sistem pemerintahan presidensial.
Ciri-ciri dari sistem pemerintahan presidensial adalah sebagai berikut.
1. Penyelenggara negara berada ditangan presiden. Presiden adalah kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Presiden tidak dipilih oleh parlemen, tetapi dipilih langsung oleh rakyat atau suatu dewan majelis.
2. Kabinet (dewan menteri) dibentuk oleh presiden. Kabinet bertangungjawab kepada presiden dan tidak bertanggung jawab kepada parlemen atau legislatif.
3. Presiden tidak bertanggungjawab kepada parlemen. Hal itu dikarenakan presiden tidak dipilih oleh parlemen.
4. Presiden tidak dapat membubarkan parlemen seperti dalam sistem parlementer.
5. Parlemen memiliki kekuasaan legislatif dan sebagai lembaga perwakilan. Anggota parlemen dipilih oleh rakyat.
6. Presiden tidak berada dibawah pengawasan langsung parlemen.
Kelebihan Sistem Pemerintahan Presidensial :
* Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya karena tidak tergantung pada parlemen.
* Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu tertentu. Misalnya, masa jabatan Presiden Amerika Serikat adalah empat tahun, Presiden Indonesia adalah lima tahun.
* Penyusun program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya.
* Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan-jabatan eksekutif karena dapat diisi oleh orang luar termasuk anggota parlemen sendiri.
Kekurangan Sistem Pemerintahan Presidensial :
* Kekuasaan eksekutif diluar pengawasan langsung legislatif sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak.
* Sistem pertanggungjawaban kurang jelas.
* Pembuatan keputusan atau kebijakan publik umumnya hasil tawar-menawar antara eksekutif dan legislatif sehingga dapat terjadi keputusan tidak tegas dan memakan waktu yang lama.
Demikian pembahasan mengenai sistem pemerintahan presidensial, tentunya dari setiap sistem ada kelebihan dan kekurangan yang menjadi konsekuensi dijalankannya sistem tersebut. Namun yang harus menjadi perhatian adalah cara - cara strategis untuk meminimalisir dampak negatif dari sistem tersebut.
Ciri-ciri dari sistem pemerintahan presidensial adalah sebagai berikut.
1. Penyelenggara negara berada ditangan presiden. Presiden adalah kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Presiden tidak dipilih oleh parlemen, tetapi dipilih langsung oleh rakyat atau suatu dewan majelis.
2. Kabinet (dewan menteri) dibentuk oleh presiden. Kabinet bertangungjawab kepada presiden dan tidak bertanggung jawab kepada parlemen atau legislatif.
3. Presiden tidak bertanggungjawab kepada parlemen. Hal itu dikarenakan presiden tidak dipilih oleh parlemen.
4. Presiden tidak dapat membubarkan parlemen seperti dalam sistem parlementer.
5. Parlemen memiliki kekuasaan legislatif dan sebagai lembaga perwakilan. Anggota parlemen dipilih oleh rakyat.
6. Presiden tidak berada dibawah pengawasan langsung parlemen.
Kelebihan Sistem Pemerintahan Presidensial :
* Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya karena tidak tergantung pada parlemen.
* Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu tertentu. Misalnya, masa jabatan Presiden Amerika Serikat adalah empat tahun, Presiden Indonesia adalah lima tahun.
* Penyusun program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya.
* Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan-jabatan eksekutif karena dapat diisi oleh orang luar termasuk anggota parlemen sendiri.
Kekurangan Sistem Pemerintahan Presidensial :
* Kekuasaan eksekutif diluar pengawasan langsung legislatif sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak.
* Sistem pertanggungjawaban kurang jelas.
* Pembuatan keputusan atau kebijakan publik umumnya hasil tawar-menawar antara eksekutif dan legislatif sehingga dapat terjadi keputusan tidak tegas dan memakan waktu yang lama.
Demikian pembahasan mengenai sistem pemerintahan presidensial, tentunya dari setiap sistem ada kelebihan dan kekurangan yang menjadi konsekuensi dijalankannya sistem tersebut. Namun yang harus menjadi perhatian adalah cara - cara strategis untuk meminimalisir dampak negatif dari sistem tersebut.
Negara-negara yang menganut sistem presidensial antara lain :
1. Amerika Serikat
2. Pakistan
3. Argentina
4. Brazil
5. Indonesia
6. Filiphina
7. Swiss
8. Rwanda
9. Azerbaijan
10. Mesir
Sistem pemerintahan Liberal
sistem
pemerintahan dimana kabinet bertanggung jawab kepada parlemen. Kabinet dipimpin
oleh seorang perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Di negara yang
menganut sistem pemerintahan parlementer, kepala negara dan kepala pemerintahan
berbeda. Kepala negara bisa seorang raja, kaisar, ratu, presiden dsb., kepala
pemerintahan tetap perdana menteri, atau dalam bahasa Jerman disebut Kanselir.
Kabinet terbentuk dari koalisi partai pemenang pemilu, dimana koalisi dihasilkan dari prosentase perolehan suara dalam pemilu. Koalisi dimulai sebelum pemilu, dimana pihak koalisi yang kalah pemilu otomatis menjadi oposisi. Jatah menteri diisi oleh anggota koalisi. Jika salah satu atau lebih anggota koalisi menarik diri, dengan menarik menterinya dan tidak digantikan lagi, pemerintahan akan jatuh karena posisi kepala departemen akan kosong dan tidak bisa diganti oleh partai lain, meskipun anggota koalisi.
Kabinet terbentuk dari koalisi partai pemenang pemilu, dimana koalisi dihasilkan dari prosentase perolehan suara dalam pemilu. Koalisi dimulai sebelum pemilu, dimana pihak koalisi yang kalah pemilu otomatis menjadi oposisi. Jatah menteri diisi oleh anggota koalisi. Jika salah satu atau lebih anggota koalisi menarik diri, dengan menarik menterinya dan tidak digantikan lagi, pemerintahan akan jatuh karena posisi kepala departemen akan kosong dan tidak bisa diganti oleh partai lain, meskipun anggota koalisi.
Negara-negara yang menganut sistem parlementer antara lain :
1. Inggris
2. Belanda
3. India
4. Malaysia
5. Australia
6. Jepang
7. Singapura
8. Thailand
9. Selandia Baru
10. Brunei Darussalam
A.Partai Tunggal
Negara yang menganut sistem ini umumnya merupakan Negara-negara Sosialis-Komunis yang cenderung Otoriter diantaranya:
1. Republik Rakyat China: Partai Komunis Tiongkok/Cina
2. Korea Utara: Partai Buruh Korea
3. Laos: Partai Revolusioner Rakyat Lao
4. Vietnam: Partai Komunis Vietnam
5. Kuba: Partai Komunis Kuba
6. Suriah Arab Republik: Partai Baath
7. Turkmenistan: Partai Demokratik Turkmenistan
8. Eritrea: Front Rakyat Untuk demokrasi dan keadilan.
B. Dwi Partai.
1. Amerika: Republik dan Demokrat
2. Inggris: Konservatif dan Buruh
3. Australia: Buruh dan Liberal
4. Malta: Buruh dan Nasionalis
5. India: United Progressive alliance dan National Democratic Alliance
C. Multi partai
1. Indonesia:
-Nasional Demokrat
-Partai Keadilan Sejahtera
-Partai Kebangkitan Bangsa
-Golkar
-Partai Persatuan Pembangunan
-Partai Amanat Nasional
-Demokrat
-Hanura
-Gerindra
-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
2. Israel
-Kadima
-Likud
-Yisrael Beiteinu
-Avoda
-Shas
-United Torah Judaisme
-United Arab List-Ta'al
-The Jewish Home
3. Jerman
-Partai Hijau
-Partai Sosialis Demokratis
-Uni Demokratik Kristen
-Uni Sosial Kristen
4. Russia
-Russia Bersatu
-Adil Rusia
-LDPR
-CPRF
5. Malaysia (Saya hanya menuliskan 5 Parpol malaysia yang selanjutnya dapat anda baca di Wikipedia)
-Barisan Nasional
-Parti Islam se-malaysia
-Parti tindakan Demokratik
-Parti Keadilan Rakyat
-Parti Gerakan rakyat Malaysia
Negara yang menganut sistem ini umumnya merupakan Negara-negara Sosialis-Komunis yang cenderung Otoriter diantaranya:
1. Republik Rakyat China: Partai Komunis Tiongkok/Cina
2. Korea Utara: Partai Buruh Korea
3. Laos: Partai Revolusioner Rakyat Lao
4. Vietnam: Partai Komunis Vietnam
5. Kuba: Partai Komunis Kuba
6. Suriah Arab Republik: Partai Baath
7. Turkmenistan: Partai Demokratik Turkmenistan
8. Eritrea: Front Rakyat Untuk demokrasi dan keadilan.
B. Dwi Partai.
1. Amerika: Republik dan Demokrat
2. Inggris: Konservatif dan Buruh
3. Australia: Buruh dan Liberal
4. Malta: Buruh dan Nasionalis
5. India: United Progressive alliance dan National Democratic Alliance
C. Multi partai
1. Indonesia:
-Nasional Demokrat
-Partai Keadilan Sejahtera
-Partai Kebangkitan Bangsa
-Golkar
-Partai Persatuan Pembangunan
-Partai Amanat Nasional
-Demokrat
-Hanura
-Gerindra
-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
2. Israel
-Kadima
-Likud
-Yisrael Beiteinu
-Avoda
-Shas
-United Torah Judaisme
-United Arab List-Ta'al
-The Jewish Home
3. Jerman
-Partai Hijau
-Partai Sosialis Demokratis
-Uni Demokratik Kristen
-Uni Sosial Kristen
4. Russia
-Russia Bersatu
-Adil Rusia
-LDPR
-CPRF
5. Malaysia (Saya hanya menuliskan 5 Parpol malaysia yang selanjutnya dapat anda baca di Wikipedia)
-Barisan Nasional
-Parti Islam se-malaysia
-Parti tindakan Demokratik
-Parti Keadilan Rakyat
-Parti Gerakan rakyat Malaysia
Presiden yang
digulinggkan oleh rakyatnya:
1.Ferdinand Marcos
Marcos memerintah Filipina
selama 23 tahun tepatnya dari tahun 30
Desember 1965–25
Februari 1986 Reputasi Marcos semakin
digembor-gemborkan dengan kisah-kisahnya saat menjadi pemimpin perang gerilya
dalam Perang Dunia II . Ia turut berperang melawan Jepang dalam Perang dunia II
dan memperoleh penghargaan atas jasa-jasanya selama perang. Pada tahun 1954,
ia menikah dengan Imelda Romuáldez
yang kelak akan membantunya dalam kampanye presidennya. Ia kemudian bergabung
dengan Partai
Nacionalista, dan bersama dengan calon wakil presidennya Fernando
Lopez, ia mengalahkan presiden Diosdado
Macapagal dalam pemilu 1965.
Sejumlah peristiwa penting pada
bulan Februari 1986 telah mengakibatkan perubahan wajah perpolitikan di
Filipina. Salah satunya adalah peristiwa terbunuhnya Benigno Aquino, mantan
senator Filipina. Kemudian setelah itu janda Benigno Aquino, Curazon Aquino,
terpilih menjadi presiden Filipina. Penyebab runtuhnya kekuasaan Ferdinand
Marcos di Filipina antara lain dikarenakan oleh keretakan yang terjadi dalam
tubuh Angkatan Bersenjata Filipina, antara para pendukung rezim dan para
pembela Negara serta kekuatan militer yang begitu ditamakan Marcos, ternyata
sudah tidak bisa dijadikan andalan . Kemudian Marcos melancarkan aksinya yaitu
menangkap anggota gerakan pembaharuan termasuk Menteri Pertahanan, Juan Ponce
Enrile dan Jederal Fidel Ramos.
Selain itu, hal yang mempercepat keruntuhan pemerintahan Marcos adalah insiden terbunuhnya Benigno Aquino di Bandara Manila saat ia kembali dari tempat pengasingan . Public menjadi sangat marah atas insiden tersebut. Maka setahun kemudian, seorang warga sipil Filipina membawa surat dakwaan penyelidikan terhadap sejumlah tentara dan pejabat pemerintah. Tetapi pada tahun 1985 mereka semua telah dibebaskan. Untuk mengendalikan suasana, Marcos mengadakan Pilpres yang akan diselenggarakan pada tahun 1986.
Yang menjadi lawannya adalah istri dari Benigno Aquino, Curazon Aquino. Pilpres tersebut sempat diwarnai oleh tuduhan kekerasan dan penipuan. Ketika Majelis Nasional Filipina mengumumkan bahwa Marcos menjadi pemenang dalam Pilpres kali ini, warga Filipina menjadi marah dan menginginkan agar Marcos meninggalkan Negara.
Selain itu, hal yang mempercepat keruntuhan pemerintahan Marcos adalah insiden terbunuhnya Benigno Aquino di Bandara Manila saat ia kembali dari tempat pengasingan . Public menjadi sangat marah atas insiden tersebut. Maka setahun kemudian, seorang warga sipil Filipina membawa surat dakwaan penyelidikan terhadap sejumlah tentara dan pejabat pemerintah. Tetapi pada tahun 1985 mereka semua telah dibebaskan. Untuk mengendalikan suasana, Marcos mengadakan Pilpres yang akan diselenggarakan pada tahun 1986.
Yang menjadi lawannya adalah istri dari Benigno Aquino, Curazon Aquino. Pilpres tersebut sempat diwarnai oleh tuduhan kekerasan dan penipuan. Ketika Majelis Nasional Filipina mengumumkan bahwa Marcos menjadi pemenang dalam Pilpres kali ini, warga Filipina menjadi marah dan menginginkan agar Marcos meninggalkan Negara.
Rakyat Filipin kemudian bersatu
turun ke jalan untuk menjatuhkan Presiden Marcos,insiden inilah yang kemudian
dikenal dengan sebutan People Power.Setelah tidak kuasa menahan gempuran para
demonstran akhirnya Marcos memilih untuk mundur,ia bahkan meminta bantuan
Amerika untuk mengevakuasinya dari Filipin.
2.Soekarno
Berkuasa di Indonesia dari tahun
1945 hingga tahun 1966.Soekarno dipaksa turun karena gejoiak politik dan
ekonomi yang tak kunjung usai.Pada saat itu dunia sedang terbelah menjadi dua
kubu yaitu Komunis dan Liberal.Soekarno memiliki pemikiran baru dengan
menggabungkan keduanya yaitu ideology Nasakom (nasional,komunis dan agama).
Indonesia mengadakan pemilu yang
pertama pada tahun 1955,yang menempatkan Partai Komunis Indonesia di posisi
empat besar.Setelah itu terjadi banyak konflik yang melibatkan ketiga unsure
dari Nasakom.Puncaknya adalah ketika PKI yang bersembunyi dibalik Nasakom
melakukan pemeberontakan pada 30 september 1965.Namun Soekarno menolak
menyalahkan PKI atas peristiwa tersebut demi mempertahankan NAsakom.
Soekarno hanya mengeluarkan
pidatonya yang berjudul Nawaksara yang isinya antara lain menyebutkan
bahwa yang terjadi saat itu hanyalah peristiwa yang biasa dalam
revolusi.Kondisi semakin memanas dan terjadilah perang saudara antara pihak
komunis dengan yang anti komunis.Tentara pun terbelah menjadi dua ada yang pro
dan kontra komunis.
Munculnya sosok Soeharto yang
didaulat mengamankan keadaan melalui Supersemar.Soekarno yang masih tetap
melindungi PKI akhirnya mendapat desakan yang kuat dari rakyat untuk
mundur.Ribuan masyarakat dari berbagai elemen mendesak dibubarkannya PKI dan
Soekarno turun dari jabatan.
Akhirnya Soekarno yang sudah
kehilangan kepercayaan baik dari rakyat mau pun TNI sepakat untuk menyerahkan
kekuasaan sebagai Presiden pada 20 Febuari 1967.Kemudian MPRS menunjuk Soeharto
sebagai Presiden sementara hingga dilakukan pemilu mendatang.
3.Soeharto
Soeharto yang berhasil
mengamankan keadaan kemudian menjadi Presiden terpilih.Ia berkuasa selama
kurang lebih 32 tahun lamanya.Selama kekuasaannya memang telah berhasil menjaga
kestabilan keamanan,namun di balik itu Soeharto menjalankan kekuasaan dengan
tangan besi.
Siapa pun yang melawan akan
segera digilas.Setelah mengalami krisi ekonomi,kekuasaan Soeharto mulai
digoyang.Demonstrasi terjadi dimana-mana sebagai dampak memburuknya
perekonomian Indonesia.Sama ketika era Soekarno dulu,ribuan mahasiswa dan
masyarakat turun ke jalan menuntut diakdakannya reformasi birokrasi dan
turunnya Soeharto.
Soeharto sama persis ketika ia
memperoleh kekuasaan memberikan mandate kepada Jenderal Wiranto untuk
mengamankan keadaan bila perlu.Berbeda dengan Soekarno yang sudah kehilangan
kendali terhadap TNI,Soeharto masih menguasai TNI secara penuh,bahkan para
petinggi TNI menyatakan kesetiaannya andaikan Pak Harto ingin mempertahankan
kekuasaan.
Namun akhirnya Soeharto memilih
jalan mundur,tidak berusaha mempertahankan kekuasaan dengan cara represif.Pak
Harto pun tidak melarikan diri ke luar negeri dan menetap di Indonesia hingga
akhir hayatnya.
4.Ben Ali (Tunisia)
Ben Ali adalah presiden Tunisia.
Di masa rezimnya, gerakan-gerakan Islam yang ada di Tunisia
mengalami nasib lebih tragis dari sebelumnya. Tatkala partainya menyapu bersih
perolehan kursi yang ada di parlemen, ia memenjarakan lebih dari 30.000 aktivis
gerakan Islam yang merupakan tulang punggung partai yang olehnya dianggap
sebagai "pembangkang". Sesungguhnya Ben Ali telah menjadikan Tunisia
sebagai penjara terbuka dan pusat kebejatan moral. Walhasil, dengan salah
kaprahnya pemikiran dan pemahaman rezim yang ada, Islam dan para pengembannya
mengalami deraan, siksaan, dan hambatan berat.
Bin Ali melanjutkan pendekatan otoriter pendahulunya dan memuja kepribadian (aktivitasnya mengambil tempat banyak dari berita harian). Meski ia mengumumkan pluralisme politiknya pada 1992, Rapat Umum Konstitusional Demokratiknya (dahulu Partai Neo-Destour) melanjutkan dominasi politik nasional. Rezimnya masih tidak mengizinkan aktivitas oposisi dan kebebasan pers menyisakan penyamaran. Pada 1999, walaupun dua kandidat alternatif yang tak dikenal diizinkan untuk pertama kalinya berada dalam pemilihan presiden, Ben Ali diangkat kembali dengan 99,66% suara. Ia kembali dipilih pada 24 Oktober 2004, secara resmi meraih 94,48% suara, setelah referendum konstitusi yang kontroversial pada 2002 yang membuatnya bertahan sebagai presiden setidaknya hingga 2014.
Akhirnya pada awal tahun 2011,Presiden Ben Ali mundur dari jabatannya setelah terjadi demonstrasi besar-besaran menentang kekuasaannya yang otoriter.Ben Ali beserta keluargannya melarikan diri menuju Saudi Arabia hingga sekarang
5.Husni Mubarak
Bin Ali melanjutkan pendekatan otoriter pendahulunya dan memuja kepribadian (aktivitasnya mengambil tempat banyak dari berita harian). Meski ia mengumumkan pluralisme politiknya pada 1992, Rapat Umum Konstitusional Demokratiknya (dahulu Partai Neo-Destour) melanjutkan dominasi politik nasional. Rezimnya masih tidak mengizinkan aktivitas oposisi dan kebebasan pers menyisakan penyamaran. Pada 1999, walaupun dua kandidat alternatif yang tak dikenal diizinkan untuk pertama kalinya berada dalam pemilihan presiden, Ben Ali diangkat kembali dengan 99,66% suara. Ia kembali dipilih pada 24 Oktober 2004, secara resmi meraih 94,48% suara, setelah referendum konstitusi yang kontroversial pada 2002 yang membuatnya bertahan sebagai presiden setidaknya hingga 2014.
Akhirnya pada awal tahun 2011,Presiden Ben Ali mundur dari jabatannya setelah terjadi demonstrasi besar-besaran menentang kekuasaannya yang otoriter.Ben Ali beserta keluargannya melarikan diri menuju Saudi Arabia hingga sekarang
5.Husni Mubarak
Mubarak menguasai Mesir kurang lebih
selama 30 tahun.Ia memegang tampuk kekuasaan semenjak tahun 1981,kala itu
terjadi pembunuhan terhadap Presidenn Anwar Saadat,Mubarak yang menjabat
sebagai wakil presiden kemudian menjadi pemimpin Mesir.
Mubarak berasal dari kalangan
militer yaitu angkatan udara.Sebagai komandan angkatan udara,Mubarak memiliki
peranan besar dalam kemenangan Mesir terhadap Israel pada saat perang Yom
Kippur.Saat itu Mesir berhasil memukul mundur pasukan Israel dan memperoleh
kembali Terusan Suez.
Selama memimpin Mesir,Mubarak
malah menjalin hubungan yang baik dengan Israel.Mubarak pun juga mendapatkan
dukungan dari Amerika,Mesir setiap tahunnya mendapatkan bantuan militer
terbesar kedua dari Amerika setelah Israel.
Kejatuhan Mubarak merupakan efek
domino dari keberhasilan rakyat Tunisia yang memaksa Presiden Ben Ali
mengundurkan diri.Demonstrasi massa yang memprotes kepemimpinan Mubarak
berkumpul di Tahrir
Square sejak 25 Januari 2011
dan berhasil menumbangkannya pada 12
Februari 2011. Meskipun Mubarak berjanji akan menggelar pemilu presiden pada bulan September. Ia
pun menjanjikan amandemen konstitusi. Tetapi, para demonstran menekannya untuk
mundur secepatnya. Pada 10 Februari beredar rumor bahwa Mubarak
akan mundur. Puncaknya, Wakil Presiden Omar Suleiman mengumumkan mundurnya
Mubarak melalui televisi nasional Mesir dan menyerahkan kekuasaannya kepada
militer.Demonstrasi anti Mubarak ini telah menelan sedikitnya ratusan korban
jiwa.
.
Read more: http://faktamuharam.blogspot.com/2012/12/cara-membuatmemasang-tombol-back-to-top.html#ixzz2G1uSGwOb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar